Hadist Pilihan :
  • Naungan bagi seorang mukmin pada hari kiamat adalah sodaqohnya. (HR. Ahmad)...
  • Tiada seorang bersodaqoh dengan baik kecuali Allah memelihara kelangsungan warisannya. (HR. Ahmad)   ...
  • Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi)     ...
  • Orang yang membatalkan pemberian (atau meminta kembali) sodaqohnya seperti anjing yang makan kembali muntahannya. (HR. Bukhari)   ...
  • Jauhkan dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan (sodaqoh) sebutir kurma. (Mutafaq'alaih)   ...
     

MALL PRAKTIK

E-mail Print PDF
”Kebersihan adalah pangkal dari kesehatan””Di dalam tubuh yang sehat tersimpan jiwa yang sehat”“Ingatlah 5 perkara sebelum 5 perkara : [1] Muda sebelum tua, [2] Sehat Sebelum Sakit, [3] Kaya sebelum miskin, [4] Lapang sebelum sempit, dan [5] Hidup sebelum mati ”.Kesehatan itu adalah nikmat dan anugerah yang sangat super duper besar dari Allah SWT. Oleh karena itu, kita harus mensyukuri nikmat dan anugerah tersebut, salah satunya adalah dengan menjaga dan melakukan perawatan kesehatan kita dan keluarga kita. .“ Ehm …. Apa yang akan anda segera lakukan jika tubuh anda dirasa ada yang aneh atau sakit, baik yang dirasakan oleh diri sendiri maupun anggota keluarga kita ?! “. Tentu jawabannya yang paling umum adalah segera pergi ke dokter, rumah sakit, dan rumah ‘sehat’ lainnya. Hmmm, pasti anda semua ingin pelayanan kesehatan yang terbaik bukan?!. Ketika anda berkunjung dan menggunakan jasa pelayanan kesehatan di tempat yang anda datangi, anda pasti tidak mau mengalami apa yang namanya kesalahan, kekeliruan, keteledoran, ataupun kelalaian dari pihak sang pemberi pelayanan kesehatan, baik itu dokter, perawat, tim medis, dan yang lainnya ketika anda menggunakan jasa kesehatan mereka. Nah, istilah populer yang di kenal demikian dalam dunia kedoteran dan medis, disebut MalPraktik. Apa sih MalPraktik itu ?!.. Black’s Law Dictionary mendefinisikan “Malpraktik sebagai Profesional kesalahan atau kurangnya keahlian tidak masuk akal" atau "Kegagalan salah satu layanan profesional untuk memberikan latihan yang tingkat keahlian dan pembelajaran biasanya diterapkan dalam semua keadaan di masyarakat dengan rata-rata anggota reputasi bijaksana profesi dengan hasil cedera, kehilangan atau kerusakan pada penerima layanan tersebut atau untuk mereka yang berhak untuk bergantung pada mereka ".. Pengertian Malpraktik menurut Black’s Law Dictionary tersebut bukanlah monopoli bagi profesi medis, melainkan juga berlaku bagi profesi hukum (misalnya mafia peradilan), akuntan, perbankan (misalnya kasus BLBI, Bank Century, etc.), dan lain-lain. Pengertian Malpraktik medis menurut World Medical Association (1992) adalah: "Malpraktik medis meliputi kegagalan dokter untuk memenuhi standar perawatan untuk pengobatan kondisi pasien, atau kurangnya keterampilan, atau kelalaian dalam memberikan perawatan kepada pasien, yang merupakan penyebab langsung cedera pasien." Dari segi hukum, di dalam definisi di atas dapat ditarik pemahaman bahwa malpraktik dapat terjadi karena tindakan yang disengaja (intentional) seperti pada misconduct tertentu, tindakan kelalaian (negligence), ataupun suatu kekurang-mahiran atau ketidakkompetenan yang tidak beralasan. Professional misconduct yang merupakan kesengajaan dapat dilakukan dalam bentuk pelanggaran ketentuan etik, ketentuan disiplin profesi, hukum administratif, serta hukum pidana dan perdata, seperti melakukan kesengajaan yang merugikan pasien, fraud, “penahanan” pasien, pelanggaran wajib simpan rahasia kedokteran, aborsi ilegal, euthanasia, penyerangan seksual, misrepresentasi atau fraud, keterangan palsu, menggunakan iptekdok yang belum teruji / diterima, berpraktek tanpa SIP, berpraktek di luar kompetensinya, dll.  Kesengajaan tersebut tidak harus berupa sengaja mengakibatkan hasil buruk bagi pasien, namun yang penting lebih ke arah deliberate violation (berkaitan dengan motivasi) ketimbang hanya berupa error (berkaitan dengan informasi).Waduh.. Ribet banget nggak sich penjelasannya ?!! Mungkin penjelasan mudahnya MalPraktik itu seperti ini, pokoknya anda mengalami kerugian dari tindakan ini, yakni kerugian fisik seperti kesalahan dalam mengamputasi kaki (busyet deh.. mengerikan), kesalahan pemberian obat, kesalahan operasi, dan kerugian secara batiniah, misalnya anda merasa trauma atas tindakan tersebut. Nah, anda semua pasti sudah mendengar kasus heboh dan fenomenal (terkait dengan hal ini) di bumi pertiwi kita ini, yakni kasus Malpraktik yang di alami oleh ibu rumah tangga di sebuah rumah sakit ternama, kemudian sang Ibu ini menceritakan pengalamannya melalui surat elektronik di dunia maya. Usut punya usut, ternyata si Ibu ini dituntut oleh pihak rumah sakit karena dituduh telah menjelek-jelekkan rumah sakit tersebut, dan si Ibu ini akhirnya ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP), dan seterusnya, bla bla bla.... Pokoknya kasus ini akhirnya tuntas tas tas dengan mengikutsertakan juga aspirasi dan dukungan masyarakat banyak, salah satunya melalui jejaring pertemanan yang kini sedang marak, sungguh luar biasa !!!Sebenarnya inti dalam tulisan ini adalah mengajak berdiskusi dengan para pembaca yang budiman, menurut Anda semua, apakah kasus-kasus Malpraktik yang pernah terjadi tersebut, dimanapun itu adalah suatu KETIDAKSENGAJAAN atau KETELEDORAN dari pihak terkait ?!. Kita pasti sudah sadar dan mengerti bahwa kita sebagai manusia, sebagai makhluk ciptaan-NYA yang tidak sempurna, yang pasti pernah berbuat salah dan khilaf. Nah, begitu pun dengan pihak pemberi pelayanan kesehatan ini, baik itu dokter, perawat, tim medis, dan lain-lain, mereka pasti juga pernah lupa, alpha, khilaf, dan telah berbuat ketidaksengajaan ketika menjalani tugas dan kewajibannya. Karena itu mungkin saja kasus Malpraktik yang pernah terjadi itu adalah buah dari ketidaksengajaan dari mereka. Dan mungkin hal ini dapat kita maklumi bersama. Lalu bagaimana dengan alasan yang lain, yakni faktor keteledoran tersebut, saya rasa pasti reaksi kita akan beda dengan alasan sebelumnya. Saya rasa alasan yang kedua ini pasti akan membuat kita berfikir : “Tiada maaf bagimu !!!”. Nah, berbicara mengenai kasus Malpraktik ini, ternyata kejadian ini tidak hanya terjadi di Indonesia saja loh, bahkan di negara maju sekalipun, yang notabene pelayanan dan fasilitas kesehatannya lebih maju dari negara kita. Yuk kita simak beberapa contoh kasus Malpraktik yang pernah terjadi di negara maju.1. Klinik Inseminasi yang Salah Menggunakan SpermaSaat Nancy Andrews, warga Commack, New York, hamil setelah mengikuti program vitro fertilization, pasangan suami istri ini sama sekali tidak menduga bahwa anak yang dilahirkannya memiliki kulit dengan warna gelap yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan ciri fisik mereka. Dari test DNA yang kemudian dilakukan diperkirakan telah terjadi kesalahan dimana para dokter di New York Medical Services for Reproductive Medicine secara tidak sengaja menggunakan sperma dari laki-laki lain yang bukan milik suaminya dan kemudian diensiminasi ke sel telur Nancy. Pasangan ini tetap membesarkan sang bayi Jessica yang lahir pada tanggal 19 Oktober 2004 seperti layaknya darah dagingnya sendiri meski secara genetis telah terjadi kesalahan. Meskipun demikian pasangan ini tetap memperkarakan pemilik klinik tersebut atas kejadian yang tergolong Malpraktik ini ke pengadilan. Kebayang nggak sich, ikut program bayi tabung, terus ternyata (misalnya) anak yang lahir kulitnya item, rambutnya keriting, matanya belok, padahal babe sama emaknya gak ada yang kulitnya item, apalagi keriting. Gimana tuh perasaanya? 2. Cangkok Jantung dan Paru-paru yang SalahJésica Santillán, 17 tahun, meninggal 2 minggu setelah menjalani cangkok jantung dan paru-paru yang berasal dari pasien yang golongan darahnya tidak sama dengannya. Tim dokter di Duke University Medical Center gagal dalam memeriksa kecocokan darah sebelum operasi dilakukan. Setelah sekian detik operasi transplantasi untuk mencoba membalikkan keadaan karena kesalahan fatal itu, Jésica mengalami gagal otak dan komplikasi yang membawanya ke kematian. Jésica, imigran asal Mexico, tiba di Amerika Serikat tiga tahun sebelum menjalani pengobatan penyakit jantung untuk mempertahankan hidupnya. Dengan transplantasi jantung dan paru-paru di Duke University Hospital, Durham, N.C., alih-alih memperbaiki kondisinya, yang terjadi justru keadaan menjadi bertambah buruk. Jésica, yang bergolongan darah O, malah menerima organ dari donor yang bergolongan darah A. Kesalahan fatal ini membuatnya dalam kondisi koma, dan meninggal ketika usaha para dokter untuk berusaha menggantikannya dengan organ yang kompatibel gagal. Rumah sakit mengklaim telah terjadi human error yang mengakibatkan kematian Jesica, selain prosedur yang cacat untuk memastikan kompatibilitas transplantasi organ. Setelah itu diberitakan telah terjadi kesepakatan tertutup antara rumah sakit dan keluarga soal ini. Tidak seorangpun, baik dari pihak keluarga atau rumah sakit yang mau memberikan komentar atas kasus ini. Ya Tuhan, Kasihan sekali yah si gadis ini, niatnya mau sembuh tapi malah berakhir seperti itu..
 

Rekening Amal AMANY

Zakat : No.007.007.0900
a.n Percikan Iman/zakat
Wakaf : No.007.007.3000
a.n Percikan Iman/wakaf
Infaq : No.007.007.1010
a.n Percikan Iman/infaq
OTA : No.007.007.1771
a.n Percikan Iman/orang tua asuh
Kemanusiaan : No.007.024.000.1
a.n Percikan Iman/kemanusiaan
Pengangguran : No.007.0233.233
a.n Percikan Iman/atasi penganguran

Bersanding dengan Nabi di Syurga

Rasulullah saw. bersabda, “Saya yang menanggung (memelihara) anak yatim dengan baik ada di surga bagaikan ini, seraya Beliau memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah dan Beliau rentangkan kedua kaki jarinya itu” (H.R. Bukhari).
Read More

Testimonial

Ruang Testimonial

Amany Event

Ruang Testimonial

Report Bulanan

Ruang Testimonial
Amany Percikan Iman